Senin, 09 November 2015

Puding Santan Ubi Ungu

Varian puding memang tidak ada habisnya. Hampir semua bahan juga bisa dikolaborasikan dan menghasilkan rasa baru yang pastinya oke punya. Salah satu bahan yang bisa juga dipakai untuk puding adalah ubi jalar ungu. Ubi ungu memiliki nutrisi yang sangat baik bagi tubuh.

Ubi ungu adalah salah satu varietas ubi jalar, disamping varietas yang lain yaitu ubi jalar ungu, kuning, dan putih. Namun jenis yang ungu lebih banyak disukai, karena rasanya yang lebih manis, teksturnya yang lebih lembut, serta warnanya yang menarik jika dibuat berbagai olahan kudapan. Lalu apakah kandungan gizi ubi jalar ungu berbeda dengan jenis lainnya?… Warna ungu atau gelap pada ubi jalar menandakan tingginya kandungan antioksidan dan betakaroten. Ubi jalar akan memberikan tubuh kita betakaroten, dan yang akan memenuhi kebutuhan vitamin A kita sebesar 200 persen. Fitonutrisi ini juga bermanfaat penting sebagai antioksidan serta menjaga kesehatan mata. Walau tinggi karbohidrat kompleks dan gula pati, namun ubi jalar merupakan makanan yang rendah kalori.

Jadi, ada manfaat kesehatannya jika bunda mencoba variasi puding berbahan dasar ubi ungu ini.

PUDING SANTAN UBI UNGU

by ; Titi Klikue

Bahan-bahan:

Bahan I
- 200 gram ubi ungu kupas -- kukus   sampai matang
- 800 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 1 bungkus agar-agar bubuk plain
- 1 sdt jeli bubuk
- 120 gram gula pasir 
- 1/4 sdt garam 

Bahan II:
- 700 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 1 bungkus agar agar bubuk plain
- 1/2 sdt jeli bubuk plain
- 120 gram gula pasir 
- 1/4 sdt garam
- 2 lembar daun pandan

Cara membuat :
Bahan I
- Haluskan dengan cara diblender ubi ungu kukus dengan 200 ml santan.
- Rebus adonan bubur ubi ungu dengan sisa santan, agar-agar bubuk, jeli bubuk, gula pasir, dan garam sambil diaduk sampai mendidih. Matikan api. Bagi menjadi 2 bagian.

Bahan II
Rebus santan , agar-agar bubuk, jeli bubuk, gula pasir, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih.  Matikan api.

1. Siapkan cetakan, basahi dengan air matang.
2. Tuang satu bagian puding I, biarkan sampai setengah beku. 
3. Panaskan puding II sambil diaduk sampai mendidih, matikan api. Masukan puding II secara perlahan (menggunakan sendok sayur kecil) di atas puding I. Biarkan sampai setengah beku.
4. Panaskan kembali sisa puding I dengan menambahkan 1 sendok makan air. Tuang secara perlahan di atas puding II. Bekukan.

Selamat mencoba, bunda.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...